25 March, 2014

Soal koperasi Indonesia



TUGAS MANDIRI
KOPERASI INDONESIA
(PEKO3201)


PETUNJUK: UNTUK SOAL NOMOR   1  SAMPAI  DENGAN 65,  PILIHLAH SATU JAWABAN YANG PALING TEPAT!

1.   Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas azas kekeluargaan. Batasan tersebut merupakan batasan koperasi menurut
A.   UU No. 12 Tahun 1967.
B.   UU No. 25 Tahun 1992.
C.   UU No. 22 Tahun 1999.
D.   UU No. 25 Tahun 1999.

2.   Yang dimaksud dengan rakyat dalam batasan/definisi koperasi adalah
A.   rakyat adalah seluruh warga negara Indonesia.
B.   rakyat adalah orang-orang yang mempunyai penghasilan dan berdomisili di suatu wilayah.
C.   rakyat adalah orang-orang yang kondisi ekonominya relatif baik atau kuat.
D.   rakyat adalah orang-orang yang kondisi ekonominya relatif lemah.
     
3.   Perbedaan antara organisasi koperasi menurut UU No. 12/1967 dan UU No. 25/1999 adalah
A.   menurut UU No. 12/1967 koperasi adalah organisasi rakyat yang berwatak sosial sedangkan menurut UU No. 25/1999 koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang seorang
B.   menurut UU No. 12/1967 koperasi adalah organisasi ekonomi rakyat yang berwatak sosial sedangkan menurut UU No. 25/1999 koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi.
C.   menurut UU No. 12/1967 koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi sedangkan menurut UU No. 25/1999 koperasi adalah organisasi rakyat yang berwatak sosial.
D.   menurut UU No. 12/1967 koperasi adalah organisasi ekonomi rakyat yang berwatak sosial sedangkan menurut UU No. 25/1999 koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan badan hukum koperasi.
4.   Salah satu dari ciri koperasi Indonesia adalah
A.   kumpulan modal.
B.   kumpulan orang-orang dan modal.
C.   kumpulan orang-orang.
D.   milik pengurus.

5.   Koperasi sebagai badan usaha yang bercirikan sosial, terlihat pada diri koperasi yang merupakan
A.   gerakan ekonomi rakyat.
B.   himpunan simpanan pokok dan simpanan wajib.
C.   badan usaha bertujuan mengoptimalkan laba.
D.   kumpulan orang-orang.

6.   Jenis jasa atau pelayanan yang dapat diberikan oleh badan usaha koperasi adalah pelayanan
A.   pemasaran.
B.   penagihan.
C.   pelatihan.
D.   pemberian laba.

7.   Tujuan utama koperasi sebagai badan usaha yang berwatak sosial adalah
A.   mencari laba yang sebesar-besarnya.
B.   memproduksi barang dan jasa.
C.   meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan anggota.
D.   bersaing dengan badan usaha lain.

8.   Ciri yang membedakan koperasi dari badan usaha lain adalah
A.   koperasi adalah kumpulan modal.
B.   kekuasaan tertinggi terletak pada rapat anggota.
C.   badan pengawas berasal dari penyetor modal terbesar.
D.   pengurus dapat dipilih dari luar anggota.

9.   Yang membedakan koperasi dengan badan usaha lain dilihat dari aspek usaha dapat dilihat dari
A.   usaha koperasi langsung untuk kepentingan anggota.
B.   jenis usaha koperasi berskala kecil.
C.   usaha koperasi tidak menguntungkan.
D.   usaha koperasi mementingkan pengurus.



10.   Dilihat dari asal katanya, koperasi berasal dari bahasa latin yaitu “cooperatio” yang berarti
A.   bersatu.
B.   berusaha.
C.   gotong royong.
D.   bekerja sama.

11.   Bentuk kerjasama/gotong royong yang sudah biasa dilakukan oleh masyarakat Jawa Barat disebut
A.   panca karya.
B.   pagar betis.
C.   mabbele.
D.   mapalus.

12.   Ciri dari gotong royong adalah
A.   usahanya dilakukan secara terus menerus.
B.   sifat keanggotaannya permanen.
C.   kekuasaan tertinggi ada pada anggota.
D.   berwatak sosial.

13.   Kelemahan kerjasama tradisional/gotong royong adalah
A.   harus menunggu komando.
B.   bersifat sementara.
C.   memerlukan modal yang besar.
D.   tidak terkoordinasi.

14.   Keuntungan kerjasama tradisional atau gotong royong adalah
A.   meningkatkan rasa percaya diri.
B.   tidak memerlukan struktur organisasi.
C.   bersifat religius.
D.   bersifat terpaksa.

15.   Yang termasuk sifat gotong royong dalam koperasi adalah
A.   bekerja sama dalam bidang sosial dan ekonomi.
B.   berperan serta dalam penyertaan modal.
C.   sisa hasil usaha dibagi rata.
D.   aktif dalam kepengurusan.

16.   Salah satu ciri positif dari demokrasi ekonomi Indonesia adalah
A.   bersifat bebas (free fight liberalism)
B.   terkonsentrasi di tingkat pusat.
C.   kekuatan ekonomi terletak ditangan pemerintah.
D.   cabang-cabang produksi yang menguasai hidup orang banyak dikuasai oleh negara.






17.   Ciri negatif dari demokrasi ekonomi Indonesia antara lain adalah
A.   sistem etatisme dalam negara beserta aparatur negara bersifat dominan.
B.   cabang-cabang produksi yang terpenting dikuasai oleh negara.
C.   hak milik perorangan tidak diakui.
D.   pemerintah sangat dominan dalam mengatur produksi.

18.   Campur tangan pemerintah dalam kegiatan ekonomi, terutama dalam bidang
A.   produksi barang-barang sekunder.
B.   produksi yang menguasai hajat hidup orang banyak.
C.   industri transportasi dan telekomunikasi.
D.   industri pertanian.

19.   Pola hubungan kerjasama antara koperasi dengan badan usaha lain, harus saling menguntungkan kedua belah pihak. Hal tersebut ditentukan oleh
A.   tekanan dari pemerintah.
B.   kekuatan dan potensi yang dimiliki koperasi.
C.   kedekatan pengurus dengan badan usaha lain.
D.   lokasi dan domisili koperasi.

20.   Negara Republik Indonesia menganut sistem perekonomian
A.   sosialis.
B.   kapitalis.
C.   liberal.
D.   campuran.

21.   Organisasi semacam koperasi simpan pinjam yang pertama kali didirikan di Indonesia adalah
A.   Hulp en spaar bank.
B.   Hulp spaar en land bouw crediet.
C.   Algemene volks crediet bank.
D.   Koperasi boemi poetra.

22.   Tujuan pendirian Hulp en spaar bank antara lain adalah untuk
A.   membuat kaum pribumi mengusir para penjajah.
B.   memperkuat posisi para penjajah agar terus berkuasa di Indonesia.
C.   menolong  para pegawai negeri yang jatuh ke tangan lintah darat.
D.   membantu para tuan tanah.





23.   Undang-undang koperasi yang pertama kali ada di Indonesia adalah
A.   Verodening op de cooperative verining ingen.
B.   Ordonansi perkumpulan koperasi Indonesia.
C.   STB. No. 91 Tahun 1927.
D.   UU No. 12 Tahun 1967.

24.   Koperasi menjunjung azas keadilan dan pemerataan, hal ini merupakan
A.   karakteristik koperasi Indonesia.
B.   azas koperasi Indonesia.
C.   prinsip koperasi Indonesia.
D.   tujuan koperasi Indonesia.

25.   Sarana pengontrol sekaligus tujuan pembangunan ekonomi nasional adalah
A.   Ketuhanan Yang Maha Esa.
B.   Kemanusian Yang Adil dan Beradab.
C.   Persatuan Indonesia.
D.   Keadilan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

26.   Pada tahun 1824 Raja William I mendirikan
A.   VOC.
B.   NHM.
C.   VOLKSTRAD.
D.   CULTUR STELSEL.

27.   Pada awalnya perkembangan koperasi di Indonesia ditandai dengan didirikannya semacam koperasi simpan pinjam oleh
A.   Moch. Hatta.
B.   R. Aris Wiriaatmadja.
C.   Budi Utomo.
D.   JH. Bocke.

28.   Salah satu kegagalan usaha De Wolf Van Westeronde dalam mengembangkan koperasi simpan pinjam adalah
A.   ekonomi kaum pribumi masih lemah/miskin.
B.   tidak mendapat dukungan dari kaum pribumi.
C.   didirikan oleh kaum penjajah.
D.   tidak sesuai dengan tujuan koperasi.

29.   Tahun 1919 Haji Samanhudi mendirikan organisasi Serikat Dagang Islam dengan tujuan
A.   mendirikan koperasi konsumsi.
B.   memperkuat kedudukan pedagang Indonesia dalam bersaing dengan pedagang Tionghoa.
C.   menolong para pegawai negeri jatuh ketangan lintah darat atau rentenir.
D.   memberikan kredit kepada para petani dan nelayan.
30.   Dari pernyataan di bawah ini yang tidak termasuk sebagai isi UU mengenai koperasi No. 91 Tahun 1927 adalah
A.   anggaran dasar menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa daerah.
B.   tidak perlu melapor kepada Gubernur Jendral.
C.   Hak penggunaan tanah ditentukan menurut adat.
D.   berlaku bagi orang Indonesia dan orang Barat.

31.   Penyebab kemunduran koperasi di Indonesia pada zaman pendudukan Jepang disebabkan oleh
A.   pemerintah kolonial Jepang bertindak sewenang-wenang.
B.   hilangnya kepercayaan rakyat pada koperasi.
C.   rendahnya tingkat sosial ekonomi rakyat Indonesia.
D.   sulitnya untuk mendapatkan izin koperasi dari pejabat atau pembesar setempat.

32.   Musyawarah nasional koperasi  yang pertama diselenggarakan di kota
A.   Bandung.
B.   Tasikmalaya.
C.   Jakarta.
D.   Surabaya.

33.   Pancasila merupakan landasan ... koperasi.
A.   idiil.
B.   struktural.
C.   mental.
D.   gerak.

34.   Koperasi mementingkan unsur kejujuran, hal ini merupakan penerapan sila ke
A.   satu.
B.   dua.
C.   tiga.
D.   empat.

35.   Perekonomian disusun sebagai usaha bersama atas azas kekeluargaan. Ini merupakan bukti bahwa koperasi merupakan realisasi dari
A.   UUD 1945 pasal 33 ayat 1.
B.   UUD 1945 pasal 33 ayat 2.
C.   UUD 1945 pasal 33 ayat 3.
D.   UUD 1945 pasal 33 ayat 1, 2 dan 3.






36.   Sesuai dengan UU No. 25 Tahun 1992 pasal 3 tujuan koperasi Indonesia adalah
A.   membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.
B.   memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional.
C.   memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
D.   berperan secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat.

37.   Fungsi dan peran sosial koperasi adalah
A.   membantu tercapainya kesejahteraan perorangan dan masyarakat dengan cara memberikan jaminan bagi setiap orang sesuai dengan hak-hak dan kewajiban-nya, tugas serta wewenang dan tanggung jawabnya.
B.   masyarakat sekitar mendapat bagian dari SHU melalui dana sosial.
C.   membantu kehidupan masyarakat yang tentram dan damai.
D.   menumbuhkan dan meningkatkan pendidikan bagi anggota dan masyarakat.

38.   Sesuai dengan fungsi dan peranannya, tujuan koperasi adalah
A.   menerima siapapun menjadi anggota dan memberikan pelayanan yang sama.
B.   mengangkat harkat dan derajat serta kepribadian anggota koperasi dan masyarakat.
C.   menggalang persatuan dan ketentraman hidup.
D.   menyelenggarakan usaha bersama untuk mengatasi kebutuhan bersama, sehingga tercapai kesejahteraan.

39.   Prinsip keanggotaan yang bersifat sukarela mengandung makna bahwa keanggotaan koperasi didasarkan pada
A.   faktor ekonomi.
B.   lokasi dimana dia bertempat tinggal.
C.   kesadaran sendiri dan kebutuhan.
D.   ikut-ikutan.




40.   Sifat terbuka dalam keanggotaan koperasi mengandung pengertian
A.   koperasi tidak dibenarkan untuk melaksanakan diskriminatif dalam keanggotaannya.
B.   setiap orang berhak untuk menjadi anggota koperasi tanpa melihat latar belakang sosial, agama, suku dan ras.
C.   yang boleh menjadi anggota adalah mereka yang berdomisili atau bertempat tinggal dimana koperasi itu berada.
D.   keanggotaan koperasi didasarkan atas kesadaran sendiri dan kebutuhan.

41.   Pelaksanaan principle of equity dalam koperasi merupakan pelaksanaan prinsip
A.   anggota adalah pemilik koperasi.
B.   keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka.
C.   pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal.
D.   pemberian balas jasa sesuai dengan jasa anggota.

42.   Organisasi koperasi merupakan organisasi yang memiliki watak ekonomi, hal ini terlihat dari
A.   koperasi bertujuan meningkatkan kesejahteraan anggota.
B.   koperasi merupakan perwujudan demokrasi ekonomi yang bertujuan untuk kepentingan bersama para anggotanya.
C.   koperasi memupuk jiwa berkorban, mawas diri dan menolong diri sendiri.
D.   koperasi merupakan gerakan ekonomi kerakyatan.

43.   Watak sosial dari koperasi dapat terlihat dari pernyataan di bawah ini, kecuali
A.   koperasi mendidik anggotanya untuk membiasakan membantu dan menolong dirinya sendiri, berdiri di atas kaki sendiri.
B.   koperasi mencegah terjadinya konflik sosial, nasional dan internasional dengan selalu bekerjasama untuk menghilangkan pertentangan ekonomi.
C.   koperasi mementingkan faktor manusia yang mengambil peran didalamnya.
D.   koperasi menghargai dan menghormati hak perorangan dan nilai-nilai manusia.

44.   Keuntungan yang dapat memberikan efek manfaat atau keringanan anggota disebut
A.   azas koperasi.
B.   prinsip koperasi.
C.   efek koperasi.
D.   landasan koperasi.

45.   Pernyataan di bawah ini adalah maksud panitia pendiri koperasi melakukan penelitian, kecuali
A.   untuk mengetahui seberapa besar calon anggota yang akan menjadi anggota.
B.   untuk mengetahui apakah tingkat dan keterampilan serta pengetahuan calon anggota memadai.
C.   apakah daya beli anggota koperasi mencukupi.
D.   apakah volume produksi dari anggota dapat menjamin kontinuitas/kelangsungan hidup koperasi.

46.   Hal-hal di bawah ini adalah ketentuan-ketentuan yang harus dimuat dalam anggaran dasar koperasi, kecuali
A.   ketentuan mengenai keanggotaan.
B.   nama pengurus dan pengawas.
C.   ketentuan mengenai rapat anggota.
D.   ketentuan mengenai sanksi.

47.   Jumlah anggota minimum untuk mendirikan koperasi adalah
A.   15 orang.
B.   20 orang.
C.   40 orang.
D.   50 orang.

48.   Fungsi anggaran dasar koperasi adalah sebagai
A.   azas-azas organisasi koperasi.
B.   prinsip dasar organisasi koperasi.
C.   pedoman organisasi koperasi.
D.   sendi dasar koperasi.

49.   Fihak yang benar-benar harus memahami anggaran dasar koperasi adalah
A.   semua anggota koperasi.
B.   semua pengurus dan pengawas koperasi.
C.   semua anggota koperasi dan masyarakat.
D.   semua unsur dalam koperasi.

50.   Organisasi koperasi yang beranggotakan badan hukum koperasi disebut
A.   Koperasi Primer.
B.   Koperasi Sekunder.
C.   Koperasi Fungsional.
D.   Koperasi Unit Desa (KUD).

51.   Penggabungan koperasi secara vertikal yang berada di tingkat propinsi, disebut
A.   pusat koperasi.
B.   gabungan koperasi.
C.   induk koperasi.
D.   persatuan koperasi.

52.   Perhatian pemerintah terhadap perkembang-an koperasi sangat besar, hal ini dinyatakan dalam
A.   UUD 1945 pasal 33 ayat 1.
B.   UU No. 25 Tahun 1992.
C.   GBHN Tahun 1993 dan 1998.
      D.   UU No. 25 Tahun 1999.

53.   Jenis-jenis koperasi berdasarkan kesamaan kegiatan dan kepentingan ekonomi, anggotanya yaitu
A.   koperasi pasar, koperasi karyawan, koperasi pengrajin, koperasi pedagang.
B.   koperasi produksi, koperasi konsumsi, koperasi kredit, koperasi jasa.
C.   koperasi pertanian, koperasi perkebunan, koperasi peternakan, koperasi nelayan.
D.   pusat koperasi, gabungan koperasi, induk koperasi.

54.   Hal-hal di bawah ini adalah hak-hak anggota koperasi, kecuali
A.   memilih dan dipilih menjadi pengurus.
B.   mengajukan usul dan saran dalam rapat anggota.
C.   membantu anggota lain yang memerlukan bantuan.
D.   menghadiri rapat anggota.

55.   Kewajiban anggota koperasi adalah sebagai berikut, kecuali
A.   mentaati dan melaksanakan putusan rapat anggota.
B.   menjadi pengurus atau pengawas koperasi.
C.   membayar simpanan pokok, wajib dan simpanan lainnya.
D.   melaksanakan prinsip-prinsip koperasi.

56.   Hal-hal di bawah ini merupakan tugas dari rapat anggota koperasi, kecuali
A.   menetapkan jumlah anggota.
B.   menetapkan pembagian SHU.
C.   mengesahkan laporan keuangan koperasi.
D.   memilih dan mengangkat pengurus.

57.   Laporan pertanggung jawaban pengurus dalam menjalankan tugas antara lain meliputi
A.   laporan hasil pemeriksaan/pengawasan yang dilakukan oleh pengawas.
B.   laporan pembagian sisa hasil usaha.
C.   perkembangan jumlah badan pengawas.
D.   laporan hasil kerja pegawai.





58.   Wewenang rapat anggota diatur dalam Undang-undang nomor. 25 tahun 1999 pasal
A.   21 butir 1 - 3.
B.   22 ayat 1 dan 2.
C.   23 butir 1 - 7.
D.   24 ayat 1 - 4.

59.   Hal yang terpenting dalam rapat anggota koperasi adalah
A.   laporan pertanggung jawaban pengurus.
B.   laporan pertanggung jawaban keuangan koperasi.
C.   penetapan rancangan anggaran pendapatan dan belanja koperasi.
D.   menampung dan penyalur aspirasi anggota yang mempunyai kesamaan kepentingan.

60.   Sesuai dengan pasal 30 UU No. 25 Tahun 1992 tugas dan kewajiban pengurus antara lain
A.   mewakili koperasi didalam dan diluar pengadilan.
B.   menyelenggarakan rapat anggota.
C.   melakukan tindakan dan upaya bagi kepentingan dan kemanfaatan koperasi.
D.   memutuskan penolakan atau penerimaan anggota baru.

61.   Pengurus koperasi dapat dipilih dari luar lingkungan koperasi, keadaan ini terjadi apabila
A.   pemerintah menugaskan orang dari luar lingkungan anggota koperasi untuk menjadi pengurus.
B.   diantara anggota koperasi dipandang belum memiliki kemampuan untuk menjadi pengurus.
C.   orang yang berasal dari luar anggota koperasi memiliki kemampuan yang baik dalam mengelola koperasi.
D.   orang yang berasal dari luar anggota koperasi memenuhi syarat untuk menjadi pengurus.

62.   Apabila koperasi menderita kerugian akibat kesalahan pengelolaan, maka kerugian ditanggung oleh
A.   pengurus baik secara sendiri maupun secara bersama.
B.   yang melakukan kesalahan.
C.   manager koperasi.
                D.  seluruh pemilik/anggota koperasi.






63.   Dalam organisasi koperasi, pengawas/badan pengawas berfungsi sebagai
A.   unsur organisasi koperasi.
B.   pelengkap organisasi koperasi.
C.   perangkat organisasi koperasi.
               D.   petugas pemerintah yang mengawasi         jalannya roda organisasi koperasi

64.   Pernyataan di bawah ini merupakan tugas pengawas/Badan Pengawas, kecuali
A.   melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijaksanaan dan pengelolaan koperasi.
B.   meneliti catatan yang ada pada koperasi.
C.   membuat laporan tertulis tentang hasil pengawasannya.
               D.   mengumpulkan segala keterangan yang      diperlukan.

65.   Selain pengurus, pengawaspun dapat dipilih dan diangkat dari luar lingkungan anggota koperasi, hal ini dapat terjadi apabila
A.   anggota koperasi lebih percaya kepada orang luar daripada anggota koperasi.
B.   tidak ada anggota yang bersedia menjadi pengawas.
C.   dikalangan anggota belum ada yang mampu untuk melaksanakan tugas sebagai pengawas.
               D.   diluar lingkungan anggota koperasi lebih     banyak orang yang lebih mampu.

No comments:

Post a Comment