25 March, 2014

Soal manajemen pemasaran



TUGAS MANDIRI
MANAJEMEN PEMASARAN
(PEKO3302)


PETUNJUK: UNTUK SOAL NOMOR   1  SAMPAI  DENGAN 41,  PILIHLAH SATU JAWABAN YANG PALING TEPAT!

1.   Objek pemasaran adalah untuk mengetahui dan memahami kondisi
A.   barang dan jasa untuk memuaskan pelanggan.
B.   kebutuhan dan keinginan pelanggan agar dapat memberi pemuas yang tinggi kepada pelanggan.
C.   keuntungan dari pelanggan.
D.   rangsangan kepada pembeli untuk melakukan penjualan efektif.

2.   Pada keadaan permintaan pasar yang menurun, maka tugas seorang pemasar adalah
A.   menciptakan permintaan.
B.   mendayahidupkan permintaan.
C.   mengembangkan permintaan.
D.   mensinkromisasikan permintaan.
     
3.   Manajemen pemasaran adalah proses perencanaan dan pelaksanaan konsepsi, penentuan harga, promosi dan distribusi ide-ide, barang-barang dan jasa-jasa untuk menciptakan
A.   kelancaran distribusi sehingga memuaskan individu maupun organisasi.
B.   pertukaran yang memuaskan tujuan-tujuan individu dan tujuan-tujuan organisasi.
C.   tingkat kepuasan yang tinggi pada konsumen.
D.   tingkat, waktu dan komposisi permintaan.

4.   Proses manajemen pemasaran dapat digambarkan sebagai berikut
A.   meneliti dan memilih sasaran ® menganalisis kesempatan pasar ® merancang program pemasaran ® merancang strategi pemasaran ® mengorganisir, melaksanakan dan mengendalikan usaha pemasaran.
B.   meneliti dan memilih sasaran ® menganalisis kesempatan pasar ® merancang strategi pemasaran ® merancang program pemasaran ® mengorganisir, melaksanakan dan mengendalikan usaha pemasaran.
C.   menganalisis kesempatan pasar ® meneliti dan memilih sasaran ® merancang strategi pemasaran ® merancang program pemasaran ® mengorganisir, melaksanakan dan mengendalikan usaha pemasaran.
D.   menganalisis kesempatan pasar ® meneliti dan memilih sasaran ® merancang program pemasaran ® merancang strategi pemasaran ® mengorganisir, melaksanakan dan mengendalikan usaha pemasaran.

5.   Perusahaan dalam mengatasi pasarnya yang heterogen melakukan segmentasi pasar dengan cara membuat kelompok-kelompok
A.   barang-barang dagangan di pasar yang bersifat heterogen.
B.   konsumen-konsumennya di pasar yang bersifat heterogen.
C.   para pemasok bahan baku yang bersifat heterogen.
D.   tenaga-tenaga pemasarnya yang masih bersifat heterogen.

6.   McCarthy mempopulerkan klasifikasi bauran pemasaran yang terdiri dari produk, price, place dan promotion. Kegiatan distribusi dan transportasi termasuk pada komponen
A.   place.
B.   produk.
C.   promotion.
D.   price.

7.   Barang adalah suatu sifat yang kompleks baik dapar diraba maupun tidak dapat diraba, termasuk bungkus, warna, harga, prestise perusahaan dan pengecer, pelayanan perusahaan dan pengecer yang diterima oleh pembeli untuk
A.   dinikmatinya.
B.   memenuhi kebutuhan fisiknya.
C.   memuaskan kebutuhan dan keinginannya.
D.   memuaskan kebutuhan keluarga.

8.   Syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam penetapan merek adalah sebagai berikut, kecuali
A.   mudah diingat.
B.   menimbulkan kesan positif.
C.   memberikan tempat untuk promosi.
D.   ukurannya tidak terlalu kecil atau terlalu besar.




9.   Fungsi utama pembungkus adalah sebagai
A.   pelindung produk yang dibungkus.
B.   pemberi daya tarik produk kepada konsumen.
C.   penentu ukuran produk yang dijual.
D.   tempat produk.

10.   Biaya pembungkus yang naik tidak akan mengurangi laba yang akan diperoleh perusahaan, sebab jumlah barang yang diproduksi dan terjual meningkat sehingga harga pokok dan harga jual per unit akan
A.   menjadi lebih rendah, sehingga jumlah laba justru meningkat.
B.   meningkat tetapi pembelinya bertambah banyak dan labapun akan naik.
C.   meningkat tetapi pembelinya juga meningkat sehingga laba tidak akan turun.
D.   tetap saja terjadi perimbangan kenaikan biaya pembungkus dan turunnya biaya tetap.

11.   Penetapan persentase mark-up biaya didasarkan pada pertimbangan biaya
A.   bahan baku, sewa dan gaji.
B.   pemasaran, administrasi dan laba bersih.
C.   pembelian, pemasaran dan laba bersih.
D.   tetap, variabel dan lab bersih.

12.   Pakar yang mendefinisikan jasa sebagai deeds (tindakan, prosedur, aktivitas), proses-proses, dan unjuk kerja yang intengibel adalah
A.   Andrea Payne.
B.   Bitner dan Zaithml.
C.   Leonard L. Berry.
D.   Philip Kotler.

13.   Karakteristik jasa yang intengibel adalah sebagai berikut
A.   harganya sulit ditetapkan.
B.   konsumen berpartisipasi di dalam dan mempengaruhi interaksi.
C.   kualitasnya tergantung pada sejumlah faktor yang tak terkendali.
D.   tidak dapat dikembalikan dan dijual.

14.   Ciri khusus pada tugas baru pembelian jasa adalah
A.   alternatif pertimbangan baru tidak ada.
B.   kebutuhan informasi maksimal.
C.   kebutuhan informasi minimal.
D.   tingkat kebaruan problemanya rendah.

15.   Pembelian jasa ulang yang dimodifikasi perlu mempertimbangkan hal berikut
A.   biaya-biaya dan usaha yang terlibat di dalamnya dapat impas.
B.   biaya-biaya dan kenyamanan yang bisa dinikmati.
C.   pelayanan dan kenyamanan yang diperoleh.
D.   pelayanan dan manfaatnya baik.

16.   Implikasi pemasaran dari klasifikasi jasa berdasarkan cara penyajiannya adalah organisasi jasa
A.   perlu datang ke tempat sistem informasi pemesan, misalnya pemeliharaan taman, pengecatan gedung.
B.   perlu pembiayaan tinggi, misalnya layanan transportasi.
C.   perlu kontak langsung, misalnya pemeriksaan kesehatan seseorang.
D.   tidak perlu biaya promosi, misalnya asuransi pengangkutan.

17.   Atribut-atribus yang ditentukan konsumen sebelum melakukan pembelian jasa dapat disimpulkan sebagai berikut
A.   best quality.
B.   experience quality.
C.   good quality.
D.   search quality.

18.   Contoh fleksibilitas konsumen jasa dalam situasi ingin berdekatan secara fisik adalah situasi
A.   dalam bis pariwisata yang longgar penumpang.
B.   dalam kereta ekonomi yang sarat penumpang.
C.   pembeli di rumah makan mewah.
D.   wisata di kebun binatang.

19.   Pelayanan jasa yang tidak dapat diterima, oleh pelanggar merupakan
A.   kebiasaan suatu pelayanan yang biasa terjadi.
B.   kegagalan dalam pelayanan yang tidak diharapkan.
C.   keterbatasan pelayanan jasa pada umumnya.
D.   ketidak siapan dalam pelayanan jasa.

20.   Pembentukan segmen-segmen pasar berdasarkan pengetahuan, sikap, penggunaan dan tanggapan-tanggan terhadap jasa disebut segmentasi
A.   demografis.
B.   keperilakuan.
C.   psikografis.
D.   wilayah.






21.   Cara analisis yang diperlukan untuk menentukan faktor-faktor tingkat dan trend permintaan secara menyeluruh dan berdasarkan lokasi geografis adalah cara analisis
A.   eksternal perusahaan.
B.   internal perusahaan.
C.   kompetetif perusahaan.
D.   pasar.

22.   Organisasi perlu mempertahankan dan mengembangkan dasar-dasar kesetiaan konsumen dengan cara, kecuali
A.   mempertahan karyawan.
B.   mengurangi biaya dan meningkatkan pembelian.
C.   periklanan gratis dari konsumen ke konsumen.
D.   secara aktual menjadi bagian sistem pendukung kehidupan sosial konsumen.

23.   Arti dari siklus kehidupan produk adalah gambaran mengenai
A.   lamanya pemakaian produk tertentu oleh konsumen.
B.   lamanya proses produksi dan pemakaian produk tertentu.
C.   sejarah pemasaran suatu produk tertentu yang mengikat kurve Supplay.
D.   tahap-tahap yang dilalui oleh suatu produk dalam proses produksi.

24.   Urutan tahapan dari proses adopsi produk baru adalah
A.   kesadaran, minat, evaluasi, percobaan dan adopsi.
B.   kesadaran, minat, percobaan, adopsi dan evaluasi.
C.   minat, kesadaran, evaluasi, percobaan dan adopsi.
D.   percobaan, minat, kesadaran, adopsi dan evaluasi.

25.   Manfaat memehami siklus kehidupan produk adalah sebagai berikut, kecuali
A.   memberikan suatu kerangka yang bermanfaat dalam pengembangan pemasaran.
B.   menerapkan gaya dan mode.
C.   menerima pembuatan produk-produk baru.
D.   menjelaskan suatu kategori produk, bentuk produk atau merek produk.





26.   Reynold mengatakan bahwa lamanya siklus model tergantung pada faktor dibawah ini, kecuali
A.   kemampuan mode memenuhi kebutuhan dan keinginan.
B.   konsistensi dengan kecenderungan yang ada di masyarakat.
C.   memenuhi norma dan nilai-nilai pengembangannya.
D.   pembeli bersedia membayar harga tinggi.

27.   Penggunaan strategi peluncuran lambat pada tahap perkenalan didasarkan pada alasan berikut, kecuali
A.   pasarnya sangat terbatas.
B.   pembeli banyak telah menyadari terhadap produk tersebut.
C.   pembeli bersedia membayar harga tinggi.
D.   persaingan yang dihadapi sangat kuat.

28.   Strategi pemasaran pada tahap kemunduran produk adalah sebagai berikut, kecuali
A.   membangkitkan produknya.
B.   mencari kelemahan produknya.
C.   meninggalkan produknya.
D.   menurunkan harga produknya.

29.   Cara memodifikasi pasar pada tahap kedewasaan produk adalah dengan cara mengubah konsumen bukan pemakai, memasuki segmen pasar baru dan
A.   menarik pelanggan pesaing.
B.   mencari peluang baru.
C.   menggunakan agen-agen baru.
D.   menunjukkan manfaat baru dari produk.

30.   Cara memodifikasi produk pada tahap kedewasaan produk adalah memperbaiki kualitas produk menyempurnakan karakteristik produk dan         
A.   melancarkan promosi produk.
B.   meningkatkan penampilan estetis produk.
C.   meningkatkan pencarian pelanggan baru.
D.   menyesuaikan dengan selera konsumen.

31.   Cara melakukan modifikasi bauran pemasaran pada tahap kedewasaan produk adalah mendorong penjualan dengan memodifikasi
A.   konsumen dalam pemakaian produk.
B.   pelanggan dari para pesaing.
C.   salah satu atau lebih elemen bauran pemasaran.
D.   segmen pasar.




32.   Strategi yang tepat pada tahap kedewasaan produk adalah memfokuskan pada  
A.   produk yang masih memiliki potensi tinggi.
B.   sistematis strategi: modifikasi pasar, modifikasi produk dan modifikasi bauran pemasaran.
C.   strategi penyempurnaan ciri khas produk.
D.   sumber daya yang ada untuk produk baru yang lebih menguntungkan.

33.   Promosi yang digunakan pada tahap kedewasaan produk seharusnya lebih bersifat persuasi
A.   kualitatif.
B.   finansial.
C.   psikologis.
D.   sosiologis.

34.   Kelemahan manajer produksi dalam penanganan produk baru adalah
A.   banyak kesibukan yang dilakukan untuk menangani lini produk yang pasarnya sudah jelas.
B.   kecenderungan hanya memikirkan modifikasi produk dan perluasan lini sebatas pasar produk.
C.   terlalu sibuk dalam menangani lini produk, sehingga perhatiannya pada produk baru kurang.
D.   tidak memiliki keahlian/pengetahuan khusus guna menganalisis dan mengembangkan produk.

35.   Faktor kunci dalam pengembangan produk baru adalah penetapan
A.   bentuk-bentuk produk yang sesuai dengan selera konsumen.
B.   peralatan produksi yang fleksibel dalam berproduksi.
C.   struktur organisasi yang efektif.
D.   suatu program produksi yang berwawasan kedepan.

36.   Langkah awal pengembangan produk baru adalah
A.   analisis segi bisnis guna mengetahui sejauhmana kemampuan ide pengembangan produk.
B.   pemilihan atau penyaringan ide-ide pengembangan produk yang tersedia.
C.   pengembangan ide-ide pengembangan produk yang telah terpilih.
D.   pengujian ide-ide pengembangan produk yang terpilih dan telah dikembangan.





37.   Perusahaan telah mengeluarkan biaya riset dan pengembangan, biaya peralatan produksi, biaya distrinusi dan perkenalan untuk sebuah produk baru per tahun (F). Hasil produk baru perusahaan tersebut dijual dengan harga tertentu per unit (P). Biaya variabel untuk material dan tenaga kerja yang dikeluarkan untuk tiap unit produk baru (V) diketahui. Maka break even dalam unit dapat dihitung dengan rumus     
A.   .
B.   .
C.   .
D.   .

38.   Perusahaan Roti “KENARI” dengan biaya tetap sebesar Rp30.000.000,00 per tahun telah menjual hasil produksi rotinya per unit dengan harga Rp3.000,00. Apabila perusahaan itu untuk memproduksi roti tersebut per unit mengeluarkan biaya variabel sebesar Rp1.000,00 dan pada kesempatan itu mampu menjual hasil produksi roti sebanyak 25.000 unit, untungnya adalah
A.   Rp10.000.000,00.
B.   Rp17.500.000,00.
C.   Rp20.000.000,00.
D.   Rp22.500,000,00.

39.   Total biaya tetap perusahaan “XYP” untuk produk baru Rp8.000.000,00. Harga, biaya variabel dan jumlah penjualan yang diharapkan adalah sebagai berikut:
              
Tahun
Harga per
Biaya per
Volume

Unit (P)
Unit (V)
Penjualan



(Q)
1.
200,00
100,00
25.000
2.
190,00
90,00
80.000
3.
180,00
80,00
25.000
4.
175,00
75,00
20.000
5.
170,00
70,00
30.000
               Pay back period perusahaan “XYP” tersebut di atas adalah
A.   2 tahun.
B.   3 tahun.
C.   4 tahun.
D.   5 tahun.





40.   Perusahaan sepatu “KXCO” mendapatkan penghasilan rata-rata per tahun untuk produk barunya sesudah pajak Rp75.000.000,00 sedangkan investasi rata-ratanya mencapai Rp375.000.000,00. Besarnya Return On Investment perusahaan sepatu “KXCO” tersebut adalah     
A.   10%.
B.   15%.
C.   20%.
D.   25%.

41.   Hasil pengujian pemasaran produk baru akan digunakan untuk mengambil tindakan berikut, kecuali
A.   memberikan solusi pada permasalahan distribusi.
B.   memperbaiki kesalahan yang ada pada produk.
C.   menyalurkan serta memelihara sejumlah persediaan produk baru.
D.   meramalkan penjualan dimasa depan.


PETUNJUK:  UNTUK SOAL NOMOR 42  SAMPAI DENGAN 54,   PILIHLAH!
A.   JIKA KEDUA PERNYATAAN BENAR DAN KEDUANYA MERUPAKAN HUBUNGAN SEBAB AKIBAT!
B.   JIKA KEDUA PERNYATAAN BENAR TETAPI KEDUANYA BUKAN MERUPAKAN HUBUNGAN SEBAB AKIBAT!
C.   JIKA SALAH SATU PERNYATAAN SALAH! 
D.   JIKA KEDUA PERNYATAAN  SALAH!

42.   Konsep penjual berpangkal pada pabrik, berfokus pada produk dan sasaran akhirnya perolehan laba melalui jumlah penjualan.
sebab                 
Konsep pemasaran berpangkal pada pasar, berfokus pada kebutuhan pelanggan dan sasaran akhirnya perolehan laba melalui kepuasan pelanggan.

43.   Klasifikasi barang berdasar tingkat kecepatan konsumsi dan kekonkritannya tidak benar kalau terdiri dari barang yang bermanfaat, yang kurang sempurna dan menyenangkan.
sebab                 
Klasifikasi barang berdasar tingkat kecepatan konsumsi dan kekonkritannya yang benar terdiri dari barang tahan lama, barang tidak tahan lama dan jasa.





44.   Mobil adalah barang konsumsi kalau digunakan untuk alat pemuas kebutuhan secara langsung yaitu sebagai mobil pribadi.
sebab                 
Mobil adalah juga merupakan barang industrial kalau digunakan sebagai alat produksi misalnya sebagai mobil angkutan penumpang umum.

45.   Perubahan pembungkus menimbulkan keraguan pada konsumen, maka harus dilakukan secara seksama.
sebab                 
Perubahan pembungkus mungkin terjadi sebagai akibat perkembangan pembungkusan.

46.   Bentuk fisik barang konsumsi sangat menentukan kelanjutan penjualan.
sebab                 
Tidak seperti barang industrial yang penentuan bentuk fisiknya dapat dilakukan saat kontak langsung antara pembeli dan penjual.

47.   Kebutuhan informasi yang bersumber dari perseorangan atau kelompok lebih tinggi dibanding dengan kebutuhan informasi yang bersumber dari media-media lainnya.
sebab                 
Informasi yang diterima perorangan dan kelompok lebih luas dan sangat diperlukan dalam evaluasi dan memilih jasa.

48.   Ketidaktahuan manajemen mengenai kualitas jasa akan berdampak pada tidak layaknya desain dan standard jasa, dampak selanjutnya  akan menimbulkan suatu gap.
sebab                 
Desain dan standard jasa menunjukkan cara pelayanan jasanya.

49.   Manfaat relatif inovasi merupakan karakteristik produk yang berpengaruh pada adopsi yaitu yang menunjukkan munculnya produk paling unggul diantara produk yang ada.
sebab                 
Karakteristik produk lain yang berpengaruh pada adopsi adalah kecocokan inovasi yang menunjukkan kesesuaian nilai dan pengalaman individu di dalam berkomunikasi.

50.   Promosi yang gencar pada tahap perkenalan mempercepat penetrasi pasar.
sebab                 
Promosi yang gencar pada tahap pertumbuhan meyakinkan pembeli bahwa produk perusahaan adalah yang terbaik.

51.   Contoh pengembangan produk baru berdasarkan pengertian yang disebut produk baru sebagai produk yang benar-benar baru hasil inovasi adalah “Camera Otomatis Polaroid”.
sebab                 
Produk yang tergolong hasil inovasi memang belum pernah ada sebelumnya.

52.   Pengusaha seharusnya memahami bahwa pengenalan produk baru yang disertai penelitian membutuhkan biaya mahal tetapi pengembangan produk akan meningkatkan penjualan dan laba.
sebab                 
Terdapat hubungan positif antara pengenalan produk baru dengan meningkatnya total penjualan serta laba perusahaan.

53.   Konsep paling penting yang mendukung kegiatan pengembangan produk baru adalah penetapan hipotesis mengenai siklus kehidupan produk.
sebab                 
Siklus kehidupan produk menunjukkan tahap-tahap produk dari perkenalan, pertumbuhan, kedewasaan dan kemunduran.

54.   Sumber ide pengembangan produk baru yang paling penting adalah sumber-sumber yang berada dalam perusahaan yaitu: staf penelitian, karyawan produksi, salesman, dan manajer perusahaan.
sebab                 
Sumber ide pengembangan produk baru yang berasal dari perusahaan lain dapat dibeli dan menguntungkan yaitu perlu dikeluarkan biaya pencarian, penyaringan, pengujian dan komersialisasi.

PETUNJUK:  UNTUK SOAL NOMOR   55   SAMPAI  69,   PILIHLAH!
A.   JIKA 1) DAN 2) BENAR!
B.   JIKA 1) DAN 3) BENAR!
C.   JIKA 2) DAN 3) BENAR!
D.   JIKA 1), 2), DAN 3) SEMUANYA BENAR!    
55.   Upaya seseorang untuk memenuhi kebutuhan dan keinginannya dengan cara
1)   memproduksi sendiri
2)   mengambil dengan paksa atau meminta-minta
3)   melakukan pertukaran





56.   Dasar pemikiran konsep produksi adalah para konsumen
1)   kurang memperhatikan perbedaan harga dalam satu jenis kelas produk
2)   menaruh perhatian pada produk harga rendah, mengenal harga dari berbagai merek
3)   mengetahui tinggi rendahnya kualitas dan perbedaan penampilan produk

57.   Manajer pemasaran dalam merencanakan pemasaran harus membuat keputusan mengenai
1)   pasar sasaran, penempatan pasar dan pengembangan produk
2)   penentuan harga, saluran distribusi dan distribusi fisik
3)   penentuan komunikasi dan promosi

58.   Pesatnya adaptasi manajemen pemasaran dapat dilihat dari minat lapisan masyarakat dan organisasi di dalam dan di luar sektor bisnis di semua negara seperti
1)   usaha barang paket, pembeli jasa profesional
2)   organisasi non laba seperti koperasi, kerajinan dan perguruan tinggi
3)   perusahaan internasional

59.   Kegiatan analisis kesempatan pasar antara lain adalah sebagai berikut
1)   identifikasi dan penilaian kesempatan pasar
2)   meneliti pasar sasaran
3)   pengukuran dan peramalan permintaan

60.   Ramalan permintaan sangat diperlukan oleh manajer pemasaran untuk melakukan
1)   analisis banyaknya barang persedian untuk pasar sasaran
2)   analisis kemungkinan-kemungkinan pemasaran dan perencanaan usaha pemasaran
3)   pengawasan situasi keadaan pemasaran

61.   Pemberian merek atas sesuatu barang hasil produksi adalah penting sebab dapat
1)   mempermudah perusahaan dalam me-ngenalkan produknya dan membedakan dengan produk lain yang sejenis
2)   memberikan perlindungan agar  jangan sampai keliru dengan produk lain atau dipalsukan
3)   melancarkan penjualan produk perusa-haan



62.   Di bawah ini contoh produksi sebagai bukti bahwa tidak semua barang yang dijual harus diberi merek adalah barang hasil
1)   industri manufaktur seperti gerabah dan pecah belah
2)   pertanian seperti beras, jagung, sayur-mayur dan buah-buahan
3)   perikanan seperti tongkol, gurami dan udang

63.   Contoh bisnis jasa yang terjadi di sekitar kita adalah jasa
1)   konsultan, keuangan dan perbankan
2)   perawatan, perbaikan dan eceran
3)   transportasi dan komunikasi

64.   Implementasi sifat intengibel dalam pemasaran jasa dapat ditunjukkan oleh produsen dengan memberi perhatian konsumen pada kategori-kategori tertentu yang tangibel guna menonjolkan realitas jasa yang ditawarkan. Contohnya perusahaan penyewaan mobil menawarkan
1)   jenis mobil yang menjadi armadanya
2)   kenyamanan dan banyaknya penumpang
3)   telah terasuransi dan aman

65.   Contoh dari klasifikasi jasa berdasarkan hubungan dengan konsumen adalah sebagai berikut
1)   adanya kartu pas untuk pelanggan jalan tol
2)   potongan tarif sewa hotel
3)   premi asuransi jiwa

66.   Identifikasi segmen-segmen pasar jasa sangat diperlukan agar produsen mampu
1)   membangun dan melancarkan program pemasaran
2)   membantu organisasi dalam mencegah pemborosan
3)   menyajikan jasa dengan harga yang tepat, menyesuaikan teknis penawaran, operasi, dan memberikan pelayanan yang fleksibel

67.   Adaptor dapat dikelompokkan dalam nilai yang berbeda menjadi
1)   inovator dan adaptor awal
2)   mayoritas akhir dan yang terlambat
3)   mayoritas awal dan yang tercepat

68.   Metode uji barang konsumsi terdiri dari
1)   penelitian gelombang penjualan
2)   uji pemasaran simulasi
3)   uji pemasaran terkendali dan uji pasar



69.   Metode uji pemasaran simulasi keuntungan-nya ialah dapat
1)   memperoleh hasil dalam waktu singkat dan biaya lebih kecil jika dibanding dengan uji pemasaran sebenarnya
2)   mengukur keefektifan iklan dan tingkat percobaan
3)         mengukur konsep-konsep iklan dalam menimbulkan pembelian ulang

No comments:

Post a Comment