26 March, 2014

Soal akuntansi koperasi



TUGAS MANDIRI
AKUNTANSI KOPERASI
 (PEKO3403)


PETUNJUK: UNTUK SOAL NOMOR   1  SAMPAI  53, PILIHLAH SATU JAWABAN YANG PALING TEPAT!

1.   Asas kekeluargaan, yang melekat pada pengertian koperasi menurut UU Nomor 25 tahun 1992, memiliki makna
A.   koperasi merupakan perkumpulan orang-orang yang memiliki hubungan kekeluargaan (keturunan).
B.   koperasi merupakan badan hukum yang memiliki hak dan kewajiban yang sederajat di muka hukum.
C.   koperasi merupakan soko guru ekonomi yang didirikan untk kepentingan bersama atas dasar satu untuk semua dan semua untuk satu.
D.   koperasi  merupakan alat perjuangan ekonomi untuk mempertinggi kesejahteraan suatu anggota keluarga.

2.   Penetapan rencana kerja dan anggaran belanja dilakukan oleh
A.   pengurus.
B.   rapat anggota.
C.   badan pemeriksa.
D.   menajer koperasi.
     
3.   Kekuasaan tertinggi di dalam koperasi berada pada rapat anggota. Ini mencerminkan bahwa koperasi berfungsi sebagai
A.   alat pendemokrasian ekonomi bangsa.
B.   alat perjuangan perekonomian suatu negara.
C.   urat nadi perekonomian suatu bangsa.
D.   tata susunan perekonomian suatu negara.

4.   Dalam GBHN ditegaskan bahwa “wadah utama untuk menyusun perekonomian dan gotong royong adalah koperasi”. Pernyataan tersebut mencerminkan bahwa koperasi mempunyai fungsi sebagai
A.   alat perjuangan ekonomi untuk mempertinggi kesejahteraan masyarakat.
B.   alat pembina insan masyarakat untuk memperkokoh kedudukan ekonomi bangsa.
C.   salah satu urat nadi perkonomian bangsa.
D.   alat pendemokrasian ekonomi bangsa.

5.   Harta perusahaan harus terpisah dari harta milik pribadi pemilik perusahaan. Hal ini sejalan dengan prinsip
A.   konsistensi.
B.   materialitas.
C.   pengukuran dalam nilai uang.
D.   kesatuan usaha.

6.   Informasi akuntansi harus disusun sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang dilengkapi penjelasan-penjelasan tertentu sehingga tidak menimbulkan salah pengertian bagi orang/pihak yang membacanya. Hal ini sesuai dengan prinsip
A.   materialistis.
B.   full disclosure.
C.   konservatif.
D.   konsistensi.

7.   Akuntansi dapat digunakan untuk mencatat kejadian-kejadian sebagai berikut, kecuali
A.   penerimaan uang dari bank.
B.   pemogokan pengurus koperasi.
C.   pelunasan hutang kepada debitur.
D.   pembelian alat-alat tulis.

8.   Yang dimaksud dengan modal dalam persamaan akuntansi adalah
A.   kekayaan organisasi baik dalam bentuk benda berwujud maupun tidak berwujud.
B.   hak para kreditur atas kekayaan organisasi.
C.   aktiva organisasi baik dalam bentuk uang maupun barang-barang modal.
D.   seluruh harta organisasi dikurangi jumlah hutang.

 9.    Manakah dari pernyataan berikut yang benar
A.   utang akan bertambah di sisi debet.
B.   modal akan berkurang di sisi debet.
C.   utang akan berkurang di sisi kredit.
D.   modal akan bertambah di sisi debet.

10.   Semua wujud atau sarana yang dimiliki koperasi yang berasal dari anggota atau pihak di luar anggota disebut dengan
A.   kas.
B.   modal.
C.   aktiva.
D.   utang.

11.   Bila anggota menyetorkan uang ke dalam koperasi, maka transaksi ini akan mengakibatkan
A.   modal bertambah, kas bertambah.
B.   modal berkurang, kas bertambah.
C.   modal berkurang, kas berkurang.
D.   modal bertambah, kas berkurang.
12.   Bagi manajemen yang mengelola koperasi, laporan keuangan sebenarnya merupakan salah satu bentuk
A.   administrasi koperasi yang baik.
B.   tugas rutin manajemen koperasi.
C.   pertanggungjawaban dari sisi keuangan.
D.   formalitas.

13.   Untuk menyusun laporan keuangan diperlukan suatu pedoman agar dicapai kesamaan arti dam kesamaan penafsiran terhadap laporan keuangan tersebut. Pedoman tersebut lebih dikenal sebagai
A.   hukum dasar akuntansi.
B.   peraturan umum akuntansi.
C.   prinsip akuntansi.
D.   konsep dasar akuntansi.

14.   Pak Amir, anggota koperasi Maju Terus, menjual sebidang tanah pada koperasinya seharga Rp50.000.000,00 dan memasukkan hasilnya sebagai simpanan sukarela. Transaksi ini dicatat oleh koperasi dengan cara
A.   mendebet pos pembelian dan mengkredit simpanan sukarela Pak Amir sebesar Rp50.000.000,00.
B.   mendebet simpanan koperasi dan mengkredit pos pembelian sebesar Rp50.000.000,00.
C.   mendebet kas koperasi dan mengkredit pembelian sebesar Rp50.000.000,00.
D.   mendebet pembelian dan mengkredit kas koperasi sebesar Rp50.000.000,00.

15.   Diterima simpanan wajib dari anggota sebesar Rp1.000.000,00. Transaksi akan dijurnal
A.   Kas                    Rp1.000.000,00
                            Simpanan wajib        Rp1.000.000,00.
B.   Simpanan wajib Rp1.000.000,00
             Kas                          Rp1.000.000,00.          
C.   Kas                       Rp1.000.000,00
            Utang                       Rp1.000.000,00.
D.   Simpanan wajib    Rp1.000.000,00
                           Utang                       Rp1.000.000,00.

16.   Koperasi Sumber Asih membeli perlengkapan kantor sebesar Rp500.000,00 dari jumlah tersebut dibayar tunai Rp200.000,00 dan sisanya dibayar 3 bulan yang akan datang. Transaksi ini dijurnal
A.   Kas                          Rp200.000,00
                     Utang                        Rp300.000,00
                          Perlengkapan kantor    Rp500.000,00. 
B.   Piutang                     Rp300.000,00
                     Perlengkapan kantor Rp200.000,00
                          Kas                              Rp500.000,00.
C.   Perlengkapan kantor  Rp500.000,00
                          Kas                              Rp200.000,00
                          Utang                           Rp300.000,00.
D.   Kas                           Rp200.000,00
                     Perlengkapan kantor Rp300.000,00
                          Utang                           Rp500.000,00.

17.   Penjualan barang secara kredit akan mengakibatkan
A.   penambahan penjualan dan pengurangan piutang.
B.   pengurangan piutang dan penambahan penjualan.
C.   pengurangan piutang dan pengurangan penjualan.
D.   penambahan penjualan dan penambahan piutang.

18.   Pengembalian barang kepada pihak penjual yang dibeli secara kredit akan dicatat oleh koperasi dengan cara
A.   mendebet perkiraan retur pembelian dan mengkredit perkiraan utang dagang.
B.   mendebet kas dan mengkredit perkiraan retur pembelian.
C.   mendebet perkiraan utang dagang dan mengkredit perkiraan retur pembelian.
D.   mendebet perkiraaan retur pembelian dan mengkredit perkiraan perlengkapan.

19.   Pak Amir menjual barang pada koperasi seharga Rp5.000.000,00 dari hasil penjualan tersebut dia meminta tunai Rp2.000.000,00, pembayaran simpanan sukarela Rp2.500.000,00 dan sisanya dipakai sebagai pelunasan hutangnya pada koperasi tersebut. dari transaksi ini pihak koperasi harus menjurnal
A.   Pembelian                                    Rp5.000.000,00
                         Simpanan sukarela                 Rp2.500.000,00
                         Utang dagang                         Rp   500.000,00
                         Kas                                          Rp2.000.000,00.   

B.   Pembelian                                     Rp5.000.000,00
           Simpanansukarela                 Rp2.500.000,00
                          Piutang dagang                     Rp   500.000,00
                          Kas                                        Rp2.000.000,00.
C.   Piutang Dagang                Rp   500.000,00
      Simpanan sukarela           Rp2.500.000,00
                     Kas                                 Rp2.000.000,00
                          Pembelian                   Rp5.000.000,00.
D.   Utang dagang                   Rp   500.000,00
                     Simpanan sukarela                        Rp2.500.000,00
                     Pembelian                         Rp2.000.000,00
                     Kas                                               Rp5.000.000,00. 








20.   Manakah dari pernyataan berikut yang benar
A.   pendapatan mengurangi modal.
B.   pendapatan menambah modal.
C.   biaya menambah modal.
D.   biaya dan pendapatan tidak mem-pengaruhi modal.

21.   Manakah dari pernyataan berikut yang salah
A.   penambahan biaya harus dicatat di kolom debet.
B.   pengurangan modal harus dicatat di kolom debet.
C.   penambahan aktiva harus dicatat di kolom debet.
D.   pengurangan utang harus dicatat di kolom kredit.

22.   Koperasi melunasi utang sebesar Rp400.000,00 atas pembelian barang seminggu yang lalu dengan mendapat potongan 3%. Jurnal yang harus dibuat koperasi dari transaksi tersebut kemudian diposting ke Buku Besar Pembantu Hutang, sehingga saldo Buku Besar Pembantu Utang menjadi
A.   bertambah Rp388.000,00.
B.   berkurang Rp388.000,00.
C.   bertambah Rp400.000,00.
D.   berkurang Rp400.000,00.

23.   Laporan yang dapat menunjukkan posisi keuangan koperasi adalah
A.   neraca.
B.   laporan rugi/laba.
C.   laporan perubahan modal.
D.   daftar saldo.

24.   Pada akhir tahun, tercatat hutang jangka panjang (hipotek) sebesar Rp60.000.000,00 menurut data penyesuaian bunga yang masih harus dibayar 4 bulan dengan suku bunga 12% setahun. Jurnal penyesuaian per 31 desember adalah
A.   Biaya bunga                      Rp2.400.000,00
                     Bunga yang masih harus dibayar  Rp2.400.000,00.
B.   Biaya bunga                      Rp2.400.000,00
      Kas                                                    Rp2.400.000,00.
C.   Bunga yang masih harus dibayar  Rp7.200.000,00
                     Biaya bunga                                  Rp7.200.000,00.
D.   Biaya bunga                                  Rp600.000,00 
                     Utang hipotek                                Rp600.000,00.








25.   Sewa yang diterima dimuka oleh koperasi akan digolongkan sebagai jenis perkiraan utang sebab
A.   uang sewa sudah diterima koperasi tetapi jasa atas sewa tersebut belum diberikan oleh koperasi kepada penyewa.
B.   uang sewa yang diterima oleh koperasi belum dilunasi oleh penyewa.
C.   uang sewa merupakan kewajiban koperasi pada pihak penyewa.
D.   uang sewa sebenarnya belum dibayar oleh koperasi.

26.   Saldo persediaan awal perlengkapan yang tercantum pada kolom debet di neraca saldo berasal dari
A.   persediaan awal ditambah pembelian perlengkapan kantor yang terjadi dalam periode yang bersangkutan.
B.   persediaan akhir perlengkapan kantor pada periode yang bersangkutan.
C.   persediaan awal perlengkapan kantor pada periode yang bersangkutan.
D.   pembelian perlengkapan kantor yang terjadi dalam periode yang bersangkutan.

27.   Perkiraan persediaan barang dagangan yang tercantum dalam kolom penyesuaian berarti
A.   pada kolom debet merupakan persediaan akhir barang dagangan, dan pada kolom kredit merupakan persediaan awal barang dagangan.
B.   pada kolom debet merupakan persediaan awal barang dagangan, dan pada kolom kredit merupakan persediaan akhir.
C.   pada kolom debet merupakan pembelian barang dagangan dan pada kolom kredit merupakan penjualan barang dagangan.
D.   pada kolom debet merupakan penjualan barang dagangan, dan pada kolom kredit merupakan pembelian barang dagangan.

28.   Pada awal periode saldo perkiraan perlengkapan toko menunjukkan nilai Rp1.000.000,00. Pembelian perlengkapan toko selama periode tersebut berjumlah Rp3.000.000,00 sedangkan pemakaian perlengkapan toko dalam periode tersebut sebesar 70%. Pada akhir periode harus melakukan jurnal penyesuaian seperti
A.   Biaya perlengkapan toko     Rp1.200.000,00
                      Perlengkapan toko                        Rp1.200.000,00.
B.   Perlengkapan toko              Rp1.200.000,00
                     Biaya perlengkapan toko                Rp1.200.000,00.
C.  Biaya perlengkapan toko     Rp2.800.000,00
                     Perlengkapan toko                        Rp2.800.000,00.
D.   Perlengkapan toko             Rp2.800.000,00
                     Biaya perlengkapan toko                Rp2.800.000,00.


29.   Jumlah penjualan dalam suatu periode sebesar Rp4.000.000,00, persediaan barang dagangan akhir Rp600.000,00, persediaan barang dagangan awal Rp800.000,00, pembelian  barang dagangan Rp2.400.000,00 ongkos angkut keluar Rp50.000,00,  ongkos angkut masuk Rp70.000,00. dari data di atas, besarnya laba kotor adalah
A.   Rp1.330.000,00.
B.   Rp1.450.000,00.
C.   Rp1.520.000,00.
D.   Rp1.700.000,00.

30.   Diketahui data laporan rugi-laba sebagai berikut:
        Penjualan                              Rp9.000.000,00
               Harga pokok penjualan          Rp4.000.000,00
               Biaya penjualan                     Rp2.400.000,00
               Biaya umum dan adm.           Rp1.900.000,00
               Pendapatan lain-lain               Rp  800.000,00
               Biaya lain-lain                         Rp  500.000,00
               Berdasarkan data di atas, besarnya laba bersih adalah
A.   Rp700.000,00.
B.   Rp1.000.000,00.
C.   Rp1.250.000,00.
D.   Rp5.000.000,00.

31.   Koperasi Tani makmur pada tanggal 26 Oktober 2000 telah berhasil menyalurkan pupuk pada para petani sebanyak 3.600 kg dengan harga @ Rp1.500,00 per kg. Atas jasanya tersebut pihak koperasi mendapat fee dari pihak komiten sebesar 10% dari harga pupuk.
        Bedasarkan transaksi tersebut koperasi menjurnal
A.   Hutang                 Rp4.860.000,00
                     Pendapatan fee    Rp   540.000,00
                     Kas                       Rp5.400.000,00.
B.   Kas                      Rp4.860.000,00
                     Pendapatan fee   Rp   540.000,00
                      Hutang                      Rp5.400.000,00. 
C.   Kas                      Rp5.400.000,00
                      Hutang                       Rp4.860.000,00
                      Pendapatan fee penyaluran
                      pupuk                         Rp   540.000,00.
D.   Piutang                Rp5.400.000,00
      Pendapatan fee penyaluran       
                     pupuk                         Rp  540.000,00
                      Kas                            Rp4.860.000,00.   








32.   Seorang anggota meminjam uang kepada koperasi sebesar Rp2.500.000,00 dengan tingkat suku bunga sebesar 20% setahun. Jika bunga dibayar lunas dimuka pada saat peminjaman, maka koperasi akan menjurnal
A.   Bunga diterima dimuka    Rp  500.000,00
                     Piutang simpan pinjam    Rp2.000.000,00
                      Kas                                  Rp2.500.000,00.
B.   Pendapatan bunga           Rp   500.000,00
                     Kas                                   Rp2.000.000,00
                     piutang simpan pinjam      Rp2.500.000,00.
C.   Kas                                   Rp2.000.000,00
                     Bunga diterima dimuka     Rp  500.000,00
                     Piutang simpan pinjam      Rp2.500.000,00.
D.   Piutang simpan pinjam     Rp2.500.000,00
       Kas                                   Rp2.000.000,00
      Bunga diterima dimuka      Rp   500.000,00.

33.   Si A meminjam uang kepada koperasi sebesar Rp5.000.000,00 pada saat peminjaman dia membayar bunga dimuka sebesar 20% setahun dan dikarenakan provisi kredit koperasi sebesar 2%. Jurnal yang dibuat koperasi adalah
A.   Piutang simpan pinjam     Rp5.000.000,00
                          Kas                                               Rp3.900.000,00
                          Bunga diterima dimuka                 Rp1.000.000,00
                          Pendapatan provisi kredit              Rp  100.000,00.
B.   Kas                                   Rp3.900.000,00
                     Bunga diterima dimuka     Rp1.000.000,00
                     Pendapatan provisi kredit  Rp  100.000,00
                          Piutang simpan pinjam                   Rp5.000.000,00.       
C.   Kas                                   Rp3.900.000,00
                     Utang sewa                      Rp1.000.000,00
                     Pendapatan provisi kredit Rp   100.000,00
                           Piutang ragu-ragu                         Rp5.000.000.00.
D.   Piutang                             Rp3.900.000,00
                     Bunga diterima dimuka     Rp1.000.000,00
                     Pendapatan provisi kredit  Rp  100.000,00
                           Kas                                               Rp5.000.000,00.     

34.   Apabila biaya penyusutan aktiva tetap tidak pernah ditaksir, maka akibatnya
A.   nilai aktiva tetap langsung dihapuskan dengan sendirinya pada saat aktiva tetap telah rusak.
B.   nilai aktiva tetap tersebut tidak pernah berkurang sehingga nilai yang dicatat tidak sesuai dengan keadaan phisiknya yang semakin rusak.
C.   nilai aktiva tetap semakin bertambah besar.
D.   nilai aktiva tetap akan semakin berkurang.

35.   Dalam menaksir besarnya biaya penyusutan aktiva tetap, harus tersedia data-data berupa
A.   taksiran umur kegunaan aktiva tetap dan taksiran nilai sisa aktiva.
B.   harga kegunaan aktiva tetap, taksiran umur kegunaan aktiva tetap dan taksiran nilai sisa aktiva tetap.
C.   harga perolehan aktiva tetap, taksiran nilai sisa aktiva tetap.
D.   harga perolehan aktiva tetap dan taksiran umur kegunaan aktiva tetap.

36.   Koperasi Tani Makmur membeli barang dagangan seharga Rp4.500.000,00. Dari jumlah tersebut dibayar dengan cek senilai Rp2.500.000,00 dan sisanya akan dibayar pada bulan yang akan datang. Jurnal yang harus dibuat oleh koperasi tersebut adalah
A.   Kas di Bank              Rp2.000.000,00
                     Utang                       Rp2.500.000,00
                           Pembelian                 Rp4.500.000,00.
B.   Pembelian                Rp2.500.000,00
                     Utang                       Rp2.000.000,00
                          Kas di Bank                Rp4.500.000,00.
C.   Pembelian                Rp4.500.000,00
                          Kas di Bank                Rp2.500.000,00
                          Utang                         Rp2.000.000,00.
D.   Pembelian                Rp4.500.000,00
                          Kas di Bank                Rp2.500.000,00
                          Kas di tangan             Rp2.000.000,00.

37.   Pada tanggal 26 Oktober 2000 koperasi menerima sebuah cek dari seorang langganan sebesar Rp500.000,00 yang kemudian cek ini didepositokan ke bank, akan tetapi ternyata tidak ada dananya (cek kosong). Dalam rekonsiliasi Bank akan
A.   menambah saldo perkiraan kas koperasi.
B.   mengurangi saldo perkiraan kas koperasi.
C.   menambah saldo laporan bank.
D.   mengurangi saldo laporan bank.

38.   Terdapat kesalahan pencatatan atas cek untuk pembayaran utang oleh koperasi yaitu cek sebesar Rp575.000,00 dicatat Rp525.000,00 selisih tersebut Rp50.000,00 dalam rekonsiliasi bank akan
A.   menambah saldo rekening kas koperasi.
B.   mengurangi saldo rekening kas koperasi.
C.   menambah saldo laporan bank.
D.   mengurangi saldo laporan bank.

39.     Cek sebesar Rp2.500.000,00 telah salah dicatat oleh koperasi sebesar Rp1.500.000,00 selisih tersebut (Rp1.000.000,00) dalam rekonsiliasi bank akan
A.   menambah saldo rekening kas koperasi.
B.   mengurangi saldo rekening kas koperasi.
C.   menambah saldo laporan bank.
D.   mengurangi saldo laporan bank.

40.   Tanpa sepengetahuan koperasi, pihak bank telah berhasil menagihkan piutang koperasi sebesar Rp3.500.000,00. Dalam rekonsiliasi bank akan
A.   menambah saldo rekening kas koperasi.
B.   mengurangi saldo rekening kas koperasi.
C.   menambah saldo laporan bank.
D.   mengurangi saldo laporan bank.

41.   Pada tanggal 17 Mei 2000 koperasi Mendayun membeli tunai obligasi 150 lembar dengan nilai nominal @ Rp75.000,00 dan nilai kurs 105%, biaya provisi dan meterai Rp65.000,00 tingkat bunga 16% setahun yang dibayarkan setiap tanggal 17 Maret dan tanggal 1 September. Berdasarkan transaksi tersebut pihak koperasi harus mengkredit perkiraan kas sebesar
A.   Rp10.500.000,00.
B.   Rp11.550.000,00.
C.   Rp12.262.500,00.
D.   Rp13.375.750,00.

42.   Koperasi Tapian Sejahtera menggunakan Metode Masuk Terakhir Keluar Pertama (MPKP) untuk memperhitungkan nilai surat saham PT Rantau Indo yang dimilikinya. Adapun transaksi jual beli yang terjadi selama bulan Mei 2001 atas surat saham PT Rantau Indo yang dilakukan koperasi tersebut sebagai berikut:
               Tanggal 1 saldo awal 2000 lembar @ Rp11.00,00
                           12 pembelian 4000 lembar @ Rp11.500,00
                           19 penjualan 2500 lembar @ Rp12.000.00
                           24 pembelian 1000 lembar @ Rp12.500,00
               Berdasarkan data di atas nilai surat saham yang masih dimiliki oleh koperasi Tapian Sejahtera  pada tanggal 31 Mei 2001 adalah
A.   Rp40.250.000,00.
B.   Rp50.500.000,00.
C.   Rp51.750.000,00.
D.   Rp52.750.000,00.

43.   Koperasi Pagar Alam Mandiri menggunakan metode rata-rata untuk memperhitungkan nilai obligasi perusahaan PT. Inti Persada yang dimilikinya. Adapun transaksi jual beli yang terjadi selama bulan September 2000 atas obligasi PT. Inti Persada yang dilakukan oleh koperasi tersebut adalah sebagai berikut:
               Tanggal 1 saldo awal 200 lembar @ Rp11.000,00
                                 12 pembelian 400 lembar @ Rp12.000,00
            19 pembelian 300 lembar @ Rp11.500,00
                        24 penjualan 500 lembar @ Rp12.500,00
                        28 penjualan 200 lembar @ Rp12.500,00
                        30 pembelian 100 lembar @ Rp12.000,00
Berdasarkan data tersebut, nilai obligasi PT. Inti Persada yang masih dimiliki oleh koperasi Pagar Alam Mandiri pada tanggal 30 September 2000 adalah
A.   Rp3.495.000,00.
B.   Rp2.900.000,00.
C.   Rp2.330.000,00
D.   Rp1.165.000,00.





44.   Koperasi Sumedang Rukun menggunakan metode masuk pertama keluar pertama untuk memperhitungkan nilai obligasi PT. Bahagia yang dimilikinya. Obligasi PT Bahagia tersebut bernilai nominal Rp10.000,00. Adapun transaksi jual beli obligasi PT. Bahagia yang dilakukan koperasi tersebut selama bulan April 2000 adalah sebagai berikut:
               Tanggal  4 pembelian 2000 lembar dengan kurs 90%
                                  12 pembelian 5000 lembar dengan kurs 95%
                            14 pembelian 1000 lembar  dengan kurs 102%
                            19 pembelian 4000 lembar dengan kurs 98%
                            22 penjualan 9000 lembar dengan kurs 96%
               Berdasarkan data di atas, harga pokok obligasi PT. Bahagia yang dijual oleh koperasi tersebut pada tanggal   22 April 2000 adalah          
A.   Rp85.500.000,00.
B.   Rp86.700.000,00.
C.   Rp87.400.000,00.
D.   Rp86.400.000,00.

45.   Cadangan kerugian piutang pada tanggal 31 Desember 2000 bersaldo Rp80.000,00. Saldo piutang dagang pada tanggal 31 Desember 2001 berjumlah Rp40.000.000,00. Kerugian piutang ditaksir dengan jalan menaikkan jumlah cadangan kerugian piutang sampai dengan 0,5% dari saldo piutang dagang pada akhir periode. Berdasarkan data tersebut, jumlah kerugian piutang untuk tahun 1983 adalah
A.   Rp80.000,00.
B.   Rp120.000,00.
C.   Rp200.000,00.
D.   Rp280.000,00.

46.   Koperasi Sekar Rukun Buah Dua menghitung besarnya kerugian piutang dengan cara prosentase tertentu yaitu 4% dari penjualan kredit. Adapun saldo-saldo perkiraan pada masing-masing akhir tahun adalah sebagai berikut:
Tahun
Penjualan kredit
Cadangan kerugian piutang
2000
2001
Rp3.000.000,00
Rp2.500.000,00

Rp340.000,00
Rp425.000,00
Berdasarkan data di atas, penghapusan piutang yang terjadi pada tahun 2001 sebesar
A.   Rp30.000,00.
B.   Rp25.000,00.
C.   Rp20.000,00.
D.   Rp15.000,00.

47.   Koperasi Karunika menggunakan Metode Masuk Pertama Keluar Pertama (MPKP) untuk memperhitungkan nilai persediaan barangnya dengan sistem periodik (phisik) untuk pencatatannya. Transaksi pembelian barang yang terjadi selama bulan Februari 2000 sebagai berikut:
               Tanggal 15 Februari 300 unit @ Rp2.000,00
                             18 Februari 400 unit @ Rp2.200,00
                                   24 Februari 200 unit @ Rp2.100,00
               Transaksi penjualan yang terjadi selama bulan Februari 2000 sebagai berikut:
               Tanggal 16 Februari 250 unit @ Rp2.500,00
                             26 Februari 350 unit @ Rp2.400,00
               Persediaan awal pada 1 Februari 2000 tidak ada. Berdasarkan data di atas, nilai persediaan akhir pada 29 Februari 2000
A.   Rp420.000,00.
B.   Rp640.000,00.
C.   Rp1.260.000,00.
D.   Rp1.300.000,00.

48.   Utang koperasi kepada pihak ketiga yang disertai janji kesanggupan membayar secara formal dan akan jatuh tempo dalam jangka waktu lebih dari satu tahun disebut
A.   utang kontrak jangka panjang.
B.   utang obligasi.
C.   utang jangka panjang dari bank.
D.   utang wesel jangka panjang.

49.  Kasus berikut digunakan untuk menjawab soal nomor 49 s/d nomor 53.
        Datasaldo-saldo perkiraan buku besar koperasi Mandiri per 31 Desember 2000:
               Persediaan barang dagangan (awal)     Rp  22.500.000,00
               Pembelian                                              Rp112.500.000,00
               Retur pembelian                                     Rp   4.500.000,00
               Potongan pembelian                               Rp   3.000.000,00
               Penjualan                                               Rp187.000.000,00
               Potongan penjualan                                Rp    1.500.000,00
               Biaya administrasi dan Umum                Rp  10.500.000,00
               Biaya penjualan                                       Rp  12.000.000,00
               Persediaan barang dagangan (akhir)     Rp   15.000.000,00
               Jumlah penjualan bersih periode 2000 sebesar
A.   Rp163.000.000,00.
B.   Rp175.000.000,00.
C.   Rp185.000.000,00.
D.   Rp187.000.000,00.

50.   Dari data di atas, harga pokok penjualan pada tahun 2000 sebesar
A.   Rp  85.000.000,00.
B.   Rp100.000.000,00.
C.   Rp112.000.000,00.
D.   Rp115.000.000,00.

51.   Dari data di atas, laba kotor penjualan tahun 2000 sebesar
A.   Rp73.000.000,00.
B.   Rp75.000.000,00.
C.   Rp83.000.000,00.
D.   Rp85.000.000,00.

52.   Dari data di atas, barang dagangan yang tersedia untuk dijual pada tahun 2000 sebesar
        A.   Rp125.000.000,00.
B.   Rp127.000.000,00.
C.   Rp130.000.000,00.
D.   Rp132.000.000,00.

53.   Dari data di atas, SHU (sisa hasil usaha) tahun 2000 adalah
A.   Rp50.500.000,00.
B.   Rp62.500.000,00.
C.   Rp70.000.000,00.
D.   Rp73.000.000,00.


PETUNJUK:  UNTUK SOAL NOMOR   54   SAMPAI   60,   PILIHLAH!
A.   JIKA 1) DAN 2) BENAR!
B.   JIKA 1) DAN 3) BENAR!
C.   JIKA 2) DAN 3) BENAR!
D.   JIKA 1), 2), DAN 3) SEMUANYA BENAR!    
54.   Badan pemriksa koperasi bertugas memeriksa
1)   pelaksanaan kebijaksanaan
2)   catatan harta benda (aset) koperasi
3)   pembukuan koperasi pada setiap tahun anggaran

55.   Di bawah ini mana yang termasuk dalam pengertian sebagai laporan keuangan
1)   neraca
2)   laporan perubahan modal koperasi
3)   daftar saldo

56.   Berdasarkan ketentuan pencatatan transaksi, kelompok pendapatan dalam rekening buku besar setiap koperasi akan tampak sebagai berikut
1)   penambahan pendapatan akan dicatat di kolom kredit
2)   pengurangan pendapatan akan dicatat di kolom debet
3)   penambahan dan pengurangan pendapat-an akan dicatat di kolom debet













57.   Perbedaan antara jumlah perincian rekening di buku besar pembantu dengan saldo rekening yang bersangkutan di buku besar umum disebabkan oleh
1)   posting hanya dilakukan pada buku besar umum saja, sedangkan posting pada buku besar pembantu tidak dilakukan
2)   posting ke buku besar umum dan buku besar pembantu serta menjumlahkannya sudah betul
3)   posting dilakukan baik pada buku besar umum maupun pada buku besar pembantu tetapi menjumlahkannya yang salah

58.   Manakah dari pernyataan berikut yang benar
1)   besarnya laba dalam laporan rugi laba harus sama dengan besarnya laba dalam laporan perubahan modal
2)   besarnya modal akhir dalam laporan perubahan modal harus sama dengan besarnya dengan modal akhir dalam neraca
3)   besarnya rugi dalam laporan rugi laba harus sama besarnya dengan besarnya rugi dalam laporan perubahan modal

59.   Suatu surat berharga dapat digolongkan sebagai investasi jangka pendek, jika memenuhi kriteria
1)   dimaksudkan sebagai alat untuk menguasai perusahan lain
2)   mempunyai pasaran yang luas sehingga dapat diperjualbelikan dengan segera
3)   dapat segera dijualbelikan jika koperasi membutuhkan dana untuk membiayai kegiatan operasional

60.   Utang jangka pendek pada koperasi dapat dibedakan menjadi
1)   utang yang harus ditaksir
2)   utang tertanggung
3)   utang bersyarat

1 comment:

  1. Ada kunci jawabannya gak Mas Sodri biar bisa latihan....

    ReplyDelete