16 June, 2014

Soal Penanganan Dan Pengolahan Hasil Peternakan



TUGAS MANDIRI
PENANGANAN DAN PENGOLAHAN HASIL PETERNAKAN
(PANG0381)


PETUNJUK: UNTUK SOAL NOMOR   1  SAMPAI  DENGAN 23,  PILIHLAH SATU JAWABAN YANG PALING TEPAT!

1.   Mutu daging kambing kacang terbaik dihasil-kan dari hewan yang berumur
A.   2,5 - 3 bulan.
B.   6 - 11 bulan.
C.   12 - 24 bulan.
D.   lebih dari 25 bulan.

2.   Di daerah Toraja banyak dikonsumsi jenis babi
A.   lokal.
B.   peranakan.
C.   Eropa.
D.   Bali.

3.   Salah satu perbedaan cara memotong domba dan sapi adalah pada
A.   cara pemingsanan.
B.   tempat pemotongan.
C.   prinsip proses pemotongan hewan.
D.   tahap-tahap pemotongan.

4.   Salah satu alasan mengapa penyiapan pemotongan kambing lebih sederhana dari-pada sapi adalah
A.   pemotongan sapi lebih sederhana.
B.   ukuran kambing lebih kecil.
C.   sapi sulit dipingsankan.
D.   kambing lebih mudah diringkus.

5.   Di bawah ini adalah salah satu alasan mengapa Rumah Pemotongan Babi (RPB) harus khusus
A.   babi haram bagi muslim.
B.   babi mengandung bibit penyakit.
C.   jerohan babi mencemari lingkungan.
D.   babi tidak bisa digiring.

6.   Babi Eropa dibawa ke RPB (Rumah Pemotongan Babi) dengan cara
A.   diangkut dengan kendaraan dalam wadah khusus.
B.   dimasukkan keranjang dan diangkut kendaraan
C.   dimasukkan dalam keranjang tertentu.
D.   diangkut dengan kendaraan bak terbuka.

7.   Ternak besar yang menjadi sumber daging di Indonesia adalah
A.   sapi, kerbau, dan keledai.
B.   sapi, kerbau, dan kuda.
C.   sapi, kerbau, dan gajah.
D.   sapi, kuda, dan keledai.

8.   Di bawah ini adalah ciri-ciri daging kuda
A.   warna merah sangat menyolok, serat daging halus.
B.   warna merah, serat kasar.
C.   warna merah sangat menyolok, serat daging kasar.
D.   warna merah, sertat daging halus.

9.   Kerbau dan kuda yang berjumlah besar, di Nusatenggara diternakkan dengan cara
A.   kereman.
B.   kandang.
C.   gembala.
D.   lepas.

10.   Bila dijumpai daging sapi dengan mutu sedang-bagus, sedikit lemak, kompak dan padat, cukup tebal, bisa dipastikan daging ini berasal dari sapi
A.   Brahman.
B.   peranakan Ongole.
C.   Madura.
D.   Bali.

11.   Hasil observasi sapi selama ditempat penenangan menunjukkan bahwa sapi dalam keadaan demam dan tidak bisa berdiri. Oleh karena itu sapi tersebut
A.   harus segera dipotong.
B.   tidak boleh dipotong.
C.   dirawat agar sembuh.
D.   harus dimusnahkan.

12.   Untuk mengetahui keadaan kesehatan hewan yang akan dipotong dilakukan pemeriksaan kesehatan pada saat
A.   sebelum hewan dipotong.
B.   hewan telah dipotong.
C.   sebelum hewan dipotong dan setelah dipotong.
D.   sebelum hewan dipotong dan akan dikonsumsi.

13.   Tujuan pemeriksaan kesehatan hewan sebelum dipotong adalah untuk
A.   mengetahui keadaan kesehatan hewan.
B.   memperoleh hewan sehat layak potong.
C.   observasi adanya penyakit menular.
D.   mengetahui tingkat ketenangan hewan.

14.   Jenis-jenis unggas yang menjadi sumber daging utama di Indonesia adalah
A.   ayam, itik, merpati.
B.   ayam, itik, puyuh.
C.   ayam, itik, angsa.
D.   ayam, merpati, puyuh.

15.   Bobot ayam hidup 12 kg, setelah dipotong menghasilkan karkas seberat 9 kg. Berapakah Rendemen ayam tersebut?
A.   133,3%.
B.   75,0%.
C.   65,0%.
D.   55,0%.

16.   Di bawah ini bagian jerohan yang berasal dari saluran pencernaan adalah
A.   oesopagus, tembolok, empela.
B.   oesopagus, tembolok, hati.
C.   usus halus, usus besar, kuning telur.
D.   usus halus, usus besar, saluran telur.

17.   Pemotongan karkas ayam tingkat pertama menghasilkan
A.   halves.
B.   quarters.
C.   pecahan karkas.
D.   komoditas karkas.

18.   Kandungan gizi tertinggi dalam telur adalah
A.   protein hewani.
B.   kolesterol.
C.   vitamin.
D.   lemak.

19.   Warna kulit, ukuran dan bentuk adalah sifat-sifat telur bila ditinjau dari
A.   anatomi telur.
B.   susunan kimia telur.
C.   morfologi telur.
D.   phisik telur.

20.   Bila ditemukan telur yang berbentuk lonjong, berarti telur ini mengalami
A.   cacat ukuran.
B.   cacat kulit.
C.   cacat bentuk.
D.   penyimpangan.

21.   Terjadinya ovulasi pada telur ayam adalah pada saat
A.   sel telur di indung telur.
B.   sel di saluran telur.
C.   sel telur matang.
D.   sel telur lepas dari ovari.
22.   Cakram sel (blastoderma) besar atau banyak pada telur ayam termasuk cacat
A.   luar.
B.   dalam.
C.   bentuk.
D.   ukuran.

23.   Di bawah ini adalah perubahan tingkat ringan pada telur konsumsi
A.   penurunan berat, pengurangan volume komoditas, penurunan mutu, penurunan harga.
B.   penurunan kantong udara, penurunan berat, penurunan mutu, penurunan harga.
C.   pembesaran kantong udara, penurunan berat, penurunan mutu, penurunan harga.
D.   pembesaran kantong udara, penurunan berat, pengenceran isi telur, pertumbuhan mikroba.

PETUNJUK:  UNTUK SOAL NOMOR   24   SAMPAI   45,   PILIHLAH!
A.   JIKA 1) DAN 2) BENAR!
B.   JIKA 1) DAN 3) BENAR!
C.   JIKA 2) DAN 3) BENAR!
D.   JIKA 1), 2), DAN 3) SEMUANYA BENAR!    
24.   Tersebut di bawah ini adalah ciri-ciri kambing Benggala
1)   profil hidung melengkung
2)   kepala sedang sampai besar
3)   telinga panjang menggantung

25.   Banyak faktor yang mempengaruhi mutu daging ternak kecil, diantaranya
1)   umur pada saat hewan dipotong
2)   jenis ternak
3)   cara pemeliharaan

26.   Tempat pemotongan domba dan kambing di
1)   RPH umum
2)   RPH khusus
3)   rumah pribadi

27.   Perbedaan fasilitas Rumah Pemotongan Babi (RPB) dan RPH adalah
1)   terdapat alat listrik voltage tinggi
2)   terdapat wadah penyeduhan
3)   terdapat pemanas air

28.   Ciri-ciri yang membedakan  sapi Bali betina dengan sapi Bali jantan adalah
1)   warna bulu sebagian besar merah
2)   warna putih di bagian lutut ke bawah dan di daerah pantat
3)   tanduk kecil dengan arah lurus ke belakang atas
29.   Dua jam sebelum dipotong, sapi masih diberi makan. Keadaan ini akan mengakibatkan
1)   menghambat penuntasan darah
2)   adanya pengumpulan darah di saluran pencernaan
3)   sulit mengeluarkan jerohan

30.   Hewan yang akan dipotong diperiksa kesehatannya dengan cara
1)   observasi selama hewan di tempat penenangan
2)   observasi selama masa puasa
3)   observasi selama dalam perjalanan menuju RPH

31.   Daging ayam Broiler pada umur 12 minggu memiliki ciri-ciri
1)   kompak dan kenyal
2)   peletakan daging tebal
3)   peletakan lemak sudah nyata

32.   Perbedaan RPU dan RPH adalah
1)   RPU dikelola oleh swasta
2)   RPH dikelola oleh pemerintah
3)   RPU belum efisien

33.   Di bawah ini adalah alasan didirikannya RPA modern
1)   dapat memotong ayam dalam jumlah besar, cepat dan seragam
2)   dapat menghasilkan daging yang sehat, aman dan halal
3)   untuk melayani selera yang membutuh-kan mutu tertentu

34.   Tahap-tahap persiapan pada proses pemotongan ayam terdiri dari
1)   penerimaan ayam
2)   pemeriksaan kesehatan ayam
3)   penimbangan ayam

35.   Pada pemotongan ayam yang tidak benar dan diletakkan di tempat yang kotor ini akan menyebabkan
1)   adanya kontaminan pada daging
2)   turunnya mutu karkas
3)   turunnya berat karkas

36.   Di bawah ini adalah ciri-ciri TPA tradisional
1)   kapasitas produksinya rendah (20-100 ekor/hari)
2)   populasinya besar
3)   memiliki tempat khusus

37.   Di bawah ini beberapa ciri penyeduhan ayam yang dianggap cukup
1)   dilakukan dalam air panas dengan suhu
± 60OC
2)   lama penyeduhan 2 - 3 menit
3)   bila bulu dicabut, dapat lepas dengan mudah

38.   Di bawah ini adalah bentuk-bentuk jerohan yang dipasarkan
1)   hati, jantung, empela
2)   tembolok, usus besar
3)   kuning telur, limpa

39.   Karkas ayam lengkap dengan bagian leher, kepala dan cakar serta dijual tanpa dikemas berasal dari
1)   TPA
2)   RPA semimekanik
3)   RPA modern

40.   Di bawah ini adalah jenis-jenis unggas yang menghasilkan telur konsumsi
1)   ayam layer
2)   ayam buras
3)   puyuh

41.   Di bawah ini adalah ciri mutu telur konsumsi bukan ras
1)   ukuran beratnya antara 50 - 60 gram
2)   ada variasi bentuk dan warna
3)   kesegaran tidak seragam

42.   Adanya gumpalan darah, tenunan epithel, kotoran, cacing, dan mikroba pada telur disebabkan oleh
1)   bakteri patogen seperti salmonella
2)   infeksi pada saluran reproduksi induk
3)   kelainan pada saluran reproduksi induk

43.   Di bawah ini adalah keadaan telur ayam karena terlambat memanen
1)   kulit telur kotor
2)   lebih banyak yang pecah
3)   mutu telur rusak

44.   Di bawah ini adalah tahapan sortasi telur
1)   memisahkan telur berdasarkan bentuk
2)   memisahkan telur cacat/rusak
3)   memisahkan telur menurut grades

45.   Di bawah ini adalah faktor-faktor yang mem-pengaruhi mutu telur
1)   cara beternak termasuk kondisi pangan
2)   kondisi proses pembentukan telur
3)   kondisi panen dan setelah panen

No comments:

Post a Comment